NANDA, SI KECIL YANG TERAMPIL DALAM MERAWAT JENAZAH

Dwi Nanda Aprilia, sìswa kelas 9 MTs Tarbiyatul Wathon, putri dari pasangan Bapak Jamaluddin (Alm) dan Ibu Fathiyatul Husnah memiliki kemampuan dan pengalaman yang tidak biasa dimiliki oleh siswa sesusia dia. Nanda, biasa dia dipanggil, memiliki keterampilan dan kemampuan dalam merawat jenazah, mulai dari memandikan, mewudlukan, dan mengkafani jenazah. Padahal, kemampuan seperti itu tidak semua orang bisa, bahkan orang dewasa pun, hanya sebagian yang cakap, terampil dan "tatak" dalam merawat jenazah.

Pengalaman merawat jenazah diperoleh pertama kali ketika ada salah satu tetangganya yang meninggal dunia. Tim kifayah di desanya kekurangan orang untuk memandikan jenazah. Akhirnya, dia diminta untuk membantu memandikan jenazah, tuturnya. Awal pertama memandikan jenazah, tidak ada sedikitpun rasa takut baginya. Baginya, pengalaman ini sebagai cara dia untuk mengimplementasikan materi merawat jenazah yang dia diperoleh pada mata pelajaran Fiqih. Dia dapat mempraktekkan secara langsung tahapan tahapan dan tata cara dalam merawat, memandikan dan mengkafani jenazah.

Berbekal pengalaman tersebut, akhirnya Nanda sering kali diajak tim Kifayah di desanya untuk merawat jenazah ketika ada salah satu warga yang meninggal dunia. Menurutnya, kegiatan ini dia lakukan di luar jam sekolah sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. Dalam setiap merawat jenazah, dia biasanya diberi uang sekitar Rp. 50.000.

© Hak Cipta 2024 MTs Tarbiyatul Wathon Gresik - Semua hak dilindungi

Dikembangkan oleh : Anggasoft